Kamis, 23 Juni 2016

ANALISIS DONGENG

Rubah Adalah Si Raja Hutan sesungguhnya?
Siapa binatang yang paling ditakuti di hutan? Harimau! Ya, tentu saja. Harimau binatang yang sangat menakutkan karena memiliki gigi dan cakar yang tajam bagaikan pisau. Binatang lain akan berlari menjauh jika melihat harimau.
Kumpulan Dongeng Anak Sebelum Tidur India Rubah Adalah Si Raja Hutan Sesungguhnya
Nah, pada suatu hari yang cerah, harimau sedang duduk berjemur. Tiba-tiba, ia melihat rubah sedang mengendap-endap hendak mencuri bangkai rusa miliknya.
Harimau segera berdiri dan menghadang rubah. la mengaum keras sekali. “Berani sekali kau hendak mencuri hasil buruanku.” kata harimau dengan suara menakutkan.
Tapi, aneh sekali. Rubah tidak takut. Justru ia memperlihatkan wajah marah dan berkata, “Berani sekali kau menuduh aku pencuri. Aku adalah raja di hutan ini. Mana ada raja yang mencuri.”
Harimau kaget mendengar kata-kata rubah.” Kau raja hutan? Bohong besar. Kau bukan raja hutan. Akulah raja hutan,” kata harimau sambil mengaum lebih keras lagi.
“Aku raja hutan. Akulah penguasa hutan ini,”bentak rubah dengan suara yang tidak kalah keras.
“Kau tahu, semua binatang akan Iari ketakutan saat melihat aku! Kau tidak percaya? Ayo, aku buktikan padamu. lkutlah denganku!” ajak rubah.
Tanpa menunggu persetujuan harimau, rubah segera berjalan sambil mendongakkan kepala. Harimau pun kebingungan melihat tingkah rubah. “Benarkah dia raja hutan?” harimau tak habis pikir
Karena penasaran, harimau pun mengikuti rubah dan berjalan di


belakangnya. Mereka melewati sebuah padang rumput. Saat itu, kumpulan rusa sedang asyik memakan rumput. Tiba-tiba, ketika melihat harimau berjalan di belakang rubah, mereka segera Iari ketakutan.
“Kau lihat sendiri, bukan? Rusa-rusa itu takut melihatku.” kata rubah menyombongkan diri.
“Ayo ikuti aku lagi. Aku tunjukkan lagi bukti lainnya,” lanjut rubah.
“Benar juga, ya. Rusa-rusa itu berlarian saat melihat si rubah,” pikir harimau.
Rubah berjalan lagi dan harimau mengikutinya dengan raut wajah bingung. Lalu, mereka bertemu sekelompok monyet yang sedang mencari buah-buahan. Melihat kedatangan harimau, monyet-monyet itu langsung lari ke atas pohon sambil memekik-mekik ketakutan.
“Bagaimana? Belum puas juga? Semua binatang takut melihat aku. Mereka akan ketakutan saat melihatku. Kau percaya sekarang? Akulah si raja hutan.” kata rubah.
Harimau kagum sekaligus heran. la tidak menyadari kalau rusa dan monyet itu sebenarnya melarikan diri karena melihat dirinya, bukan karena melihat rubah.
“Aku memang hampir tidak percaya.Tapi, aku telah melihat dengan mata kepalaku sendiri. Maafkan aku karena sudah berlaku tidak sopan padamu, wahai Raja Hutan,” kata harimau kepada rubah.
“Baiklah, aku mengampunimu kali ini. Pergi sana!” kata rubah mengusir harimau. Harimau pun segera pergi walaupun tetap merasa kebingungan.
Setelah harimau pergi, rubah tertawa terbahak-bahak melihat kebodohan harimau yang berhasil ia tipu. “Untung saja aku banyak akal. Kalau tidak, aku pasti mati diterkam harimau.” kata rubah.
Pesan Moral dari Kumpulan Dongeng Anak Sebelum Tidur India : Rubah Adalah Si Raja Hutan Sesungguhnya? adalah Jadilah anak yang cerdik dan pintar agar kamu dapat menyelesaikan persoalan yang kamu hadapi. Jangan jadi nnak bodoh seperti harirnau yang dapat ditipu oleh rubah. Agar bisa jadi anak pintar, banyaklah belajar dan membaca.
















UNSUR INTRINSIK
1.TEMA                      :  Kecerdasan
                        Seperti kutipan dibawah ini :
“Aku raja hutan. Akulah penguasa hutan ini,”bentak rubah dengan suara yang tidak kalah keras.
“Kau tahu, semua binatang akan Iari ketakutan saat melihat aku! Kau tidak percaya? Ayo, aku buktikan padamu. lkutlah denganku!” ajak rubah.
Tanpa menunggu persetujuan harimau, rubah segera berjalan sambil mendongakkan kepala. Harimau pun kebingungan melihat tingkah rubah. “Benarkah dia raja hutan?” harimau tak habis pikir
Karena penasaran, harimau pun mengikuti rubah dan berjalan di


belakangnya. Mereka melewati sebuah padang rumput. Saat itu, kumpulan rusa sedang asyik memakan rumput. Tiba-tiba, ketika melihat harimau berjalan di belakang rubah, mereka segera Iari ketakutan.
“Kau lihat sendiri, bukan? Rusa-rusa itu takut melihatku.” kata rubah menyombongkan diri.
“Ayo ikuti aku lagi. Aku tunjukkan lagi bukti lainnya,”lanjut rubah.
“Benar juga, ya. Rusa-rusa itu berlarian saat melihat si rubah,” pikir harimau.

2.ALUR                      : Alur maju



3.LATAR                    :

 A. Latar tempat       :  dihutan,
 seperti kutipan dibawah ini
“Aku raja hutan. Akulah penguasa hutan ini,”bentak rubah dengan suara yang tidak kalah keras.
“Kau tahu, semua binatang akan Iari ketakutan saat melihat aku! Kau tidak percaya? Ayo, aku buktikan padamu. lkutlah denganku!” ajak rubah.
Tanpa menunggu persetujuan harimau, rubah segera berjalan sambil mendongakkan kepala. Harimau pun kebingungan melihat tingkah rubah. “Benarkah dia raja hutan?” harimau tak habis pikir
Karena penasaran, harimau pun mengikuti rubah dan berjalan di


belakangnya. Mereka melewati sebuah padang rumput. Saat itu, kumpulan rusa sedang asyik memakan rumput. Tiba-tiba, ketika melihat harimau berjalan di belakang rubah, mereka segera Iari ketakutan.
“Kau lihat sendiri, bukan? Rusa-rusa itu takut melihatku.” kata rubah menyombongkan diri.
“Ayo ikuti aku lagi. Aku tunjukkan lagi bukti lainnya,” lanjut rubah.
“Benar juga, ya. Rusa-rusa itu berlarian saat melihat si rubah,” pikir harimau.
B. Latar  waktu : siang
C. Latar suasana : senang dan gembira.
            Seperti kutipan dibawah ini :
Setelah harimau pergi, rubah tertawa terbahak-bahak melihat kebodohan harimau yang berhasil ia tipu. “Untung saja aku banyak akal. Kalau tidak, aku pasti mati diterkam harimau.” kata rubah.


3.PENOKOHAN       :
A.RUBAH : Bijak, seperti kutipan dibawah ini :
Setelah harimau pergi, rubah tertawa terbahak-bahak melihat kebodohan harimau yang berhasil ia tipu. “Untung saja aku banyak akal. Kalau tidak, aku pasti mati diterkam harimau.” kata rubah.
B.HARIMAU : Bodoh, seperti kutipan di bawah ini :
Ayo, aku buktikan padamu. lkutlah denganku!” ajak rubah.
Tanpa menunggu persetujuan harimau, rubah segera berjalan sambil mendongakkan kepala. Harimau pun kebingungan melihat tingkah rubah. “Benarkah dia raja hutan?” harimau tak habis pikir
Karena penasaran, harimau pun mengikuti rubah dan berjalan di


belakangnya. Mereka melewati sebuah padang rumput. Saat itu, kumpulan rusa sedang asyik memakan rumput. Tiba-tiba, ketika melihat harimau berjalan di belakang rubah, mereka segera Iari ketakutan.
“Kau lihat sendiri, bukan? Rusa-rusa itu takut melihatku.” kata rubah menyombongkan diri.
“Ayo ikuti aku lagi. Aku tunjukkan lagi bukti lainnya,” lanjut rubah.
“Benar juga, ya. Rusa-rusa itu berlarian saat melihat si rubah,” pikir harimau.
Rubah berjalan lagi dan harimau mengikutinya dengan raut wajah bingung. Lalu, mereka bertemu sekelompok monyet yang sedang mencari buah-buahan. Melihat kedatangan harimau, monyet-monyet itu langsung lari ke atas pohon sambil memekik-mekik ketakutan.
“Bagaimana? Belum puas juga? Semua binatang takut melihat aku. Mereka akan ketakutan saat melihatku. Kau percaya sekarang? Akulah si raja hutan.” kata rubah.
Harimau kagum sekaligus heran. la tidak menyadari kalau rusa dan monyet itu sebenarnya melarikan diri karena melihat dirinya, bukan karena melihat rubah.
“Aku memang hampir tidak percaya.Tapi, aku telah melihat dengan mata kepalaku sendiri. Maafkan aku karena sudah berlaku tidak sopan padamu, wahai Raja Hutan,” kata harimau kepada rubah.

4.SUDUT PANDANG          : Orang pertama dan ketiga
5.AMANAT                            : a. Jangan terlalu menyombongkan diri
b. Sebagai makhluk hidup yang diciptakan oleh ALLAH  harus saling membantu satu sama lain bukan menguasai segala hak dengan sendiri
c. Mempunyai kecerdasan tidak boleh digunakan untuk memperbodoh sesama
d. Jangan mudah diperbodoh 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar