Rubah Adalah Si Raja Hutan sesungguhnya?
Siapa binatang yang paling ditakuti di hutan? Harimau! Ya, tentu
saja. Harimau binatang yang sangat menakutkan karena memiliki gigi dan cakar
yang tajam bagaikan pisau. Binatang lain akan berlari menjauh jika melihat
harimau.
Nah, pada suatu hari yang cerah, harimau sedang duduk berjemur.
Tiba-tiba, ia melihat rubah sedang mengendap-endap hendak mencuri bangkai rusa
miliknya.
Harimau segera berdiri dan menghadang rubah. la mengaum keras
sekali. “Berani sekali kau hendak mencuri hasil buruanku.” kata harimau dengan
suara menakutkan.
Tapi, aneh sekali. Rubah tidak takut. Justru ia memperlihatkan
wajah marah dan berkata, “Berani sekali kau menuduh aku pencuri. Aku adalah
raja di hutan ini. Mana ada raja yang mencuri.”
Harimau kaget mendengar kata-kata rubah.” Kau raja hutan? Bohong
besar. Kau bukan raja hutan. Akulah raja hutan,” kata harimau sambil mengaum
lebih keras lagi.
“Aku raja hutan. Akulah penguasa hutan ini,”bentak rubah dengan
suara yang tidak kalah keras.
“Kau tahu, semua binatang akan Iari ketakutan saat melihat aku!
Kau tidak percaya? Ayo, aku buktikan padamu. lkutlah denganku!” ajak rubah.
Tanpa menunggu persetujuan harimau, rubah segera berjalan sambil
mendongakkan kepala. Harimau pun kebingungan melihat tingkah rubah. “Benarkah
dia raja hutan?” harimau tak habis pikir
Karena penasaran, harimau pun mengikuti rubah dan berjalan di
belakangnya. Mereka melewati sebuah padang rumput. Saat itu,
kumpulan rusa sedang asyik memakan rumput. Tiba-tiba, ketika melihat harimau
berjalan di belakang rubah, mereka segera Iari ketakutan.
“Kau lihat sendiri, bukan? Rusa-rusa itu takut melihatku.” kata
rubah menyombongkan diri.
“Ayo ikuti aku lagi. Aku tunjukkan lagi bukti lainnya,” lanjut
rubah.
“Benar juga, ya. Rusa-rusa itu berlarian saat melihat si rubah,”
pikir harimau.
Rubah berjalan lagi dan harimau mengikutinya dengan raut wajah
bingung. Lalu, mereka bertemu sekelompok monyet yang sedang mencari
buah-buahan. Melihat kedatangan harimau, monyet-monyet itu langsung lari ke
atas pohon sambil memekik-mekik ketakutan.
“Bagaimana? Belum puas juga? Semua binatang takut melihat aku.
Mereka akan ketakutan saat melihatku. Kau percaya sekarang? Akulah si raja
hutan.” kata rubah.
Harimau kagum sekaligus heran. la tidak menyadari kalau rusa dan
monyet itu sebenarnya melarikan diri karena melihat dirinya, bukan karena
melihat rubah.
“Aku memang hampir tidak percaya.Tapi, aku telah melihat dengan
mata kepalaku sendiri. Maafkan aku karena sudah berlaku tidak sopan padamu,
wahai Raja Hutan,” kata harimau kepada rubah.
“Baiklah, aku mengampunimu kali ini. Pergi sana!” kata rubah
mengusir harimau. Harimau pun segera pergi walaupun tetap merasa kebingungan.
Setelah harimau pergi, rubah tertawa terbahak-bahak melihat
kebodohan harimau yang berhasil ia tipu. “Untung saja aku banyak akal. Kalau
tidak, aku pasti mati diterkam harimau.” kata rubah.
Pesan Moral dari Kumpulan Dongeng Anak Sebelum Tidur India :
Rubah Adalah Si Raja Hutan Sesungguhnya? adalah Jadilah anak yang cerdik dan
pintar agar kamu dapat menyelesaikan persoalan yang kamu hadapi. Jangan jadi
nnak bodoh seperti harirnau yang dapat ditipu oleh rubah. Agar bisa jadi anak
pintar, banyaklah belajar dan membaca.
UNSUR INTRINSIK
1.TEMA :
Kecerdasan
Seperti
kutipan dibawah ini :
“Aku raja hutan. Akulah penguasa hutan ini,”bentak rubah dengan
suara yang tidak kalah keras.
“Kau tahu, semua binatang akan Iari ketakutan saat melihat aku!
Kau tidak percaya? Ayo, aku buktikan padamu. lkutlah denganku!” ajak rubah.
Tanpa menunggu persetujuan harimau, rubah segera berjalan sambil
mendongakkan kepala. Harimau pun kebingungan melihat tingkah rubah. “Benarkah
dia raja hutan?” harimau tak habis pikir
Karena penasaran, harimau pun mengikuti rubah dan berjalan di
belakangnya. Mereka melewati sebuah padang rumput. Saat itu,
kumpulan rusa sedang asyik memakan rumput. Tiba-tiba, ketika melihat harimau
berjalan di belakang rubah, mereka segera Iari ketakutan.
“Kau lihat sendiri, bukan? Rusa-rusa itu takut melihatku.” kata
rubah menyombongkan diri.
“Ayo ikuti aku lagi. Aku tunjukkan lagi bukti lainnya,”lanjut
rubah.
“Benar juga, ya. Rusa-rusa itu berlarian saat melihat si rubah,”
pikir harimau.
2.ALUR :
Alur maju
3.LATAR :
A.
Latar tempat : dihutan,
seperti kutipan dibawah ini
“Aku raja hutan. Akulah penguasa hutan ini,”bentak rubah dengan
suara yang tidak kalah keras.
“Kau tahu, semua binatang akan Iari ketakutan saat melihat aku!
Kau tidak percaya? Ayo, aku buktikan padamu. lkutlah denganku!” ajak rubah.
Tanpa menunggu persetujuan harimau, rubah segera berjalan sambil
mendongakkan kepala. Harimau pun kebingungan melihat tingkah rubah. “Benarkah
dia raja hutan?” harimau tak habis pikir
Karena penasaran, harimau pun mengikuti rubah dan berjalan di
belakangnya. Mereka melewati sebuah padang rumput. Saat itu,
kumpulan rusa sedang asyik memakan rumput. Tiba-tiba, ketika melihat harimau
berjalan di belakang rubah, mereka segera Iari ketakutan.
“Kau lihat sendiri, bukan? Rusa-rusa itu takut melihatku.” kata
rubah menyombongkan diri.
“Ayo ikuti aku lagi. Aku tunjukkan lagi bukti lainnya,” lanjut
rubah.
“Benar juga, ya. Rusa-rusa itu berlarian saat melihat si rubah,”
pikir harimau.
B. Latar
waktu : siang
C. Latar suasana : senang dan gembira.
Seperti
kutipan dibawah ini :
Setelah harimau pergi, rubah tertawa terbahak-bahak melihat
kebodohan harimau yang berhasil ia tipu. “Untung saja aku banyak akal. Kalau
tidak, aku pasti mati diterkam harimau.” kata rubah.
3.PENOKOHAN :
A.RUBAH : Bijak, seperti kutipan dibawah ini :
Setelah harimau pergi, rubah tertawa terbahak-bahak melihat
kebodohan harimau yang berhasil ia tipu. “Untung saja aku banyak akal. Kalau
tidak, aku pasti mati diterkam harimau.” kata rubah.
B.HARIMAU : Bodoh, seperti kutipan di bawah ini :
Ayo, aku buktikan padamu. lkutlah denganku!” ajak rubah.
Tanpa menunggu persetujuan harimau, rubah segera berjalan sambil
mendongakkan kepala. Harimau pun kebingungan melihat tingkah rubah. “Benarkah
dia raja hutan?” harimau tak habis pikir
Karena penasaran, harimau pun mengikuti rubah dan berjalan di
belakangnya. Mereka melewati sebuah padang rumput. Saat itu,
kumpulan rusa sedang asyik memakan rumput. Tiba-tiba, ketika melihat harimau
berjalan di belakang rubah, mereka segera Iari ketakutan.
“Kau lihat sendiri, bukan? Rusa-rusa itu takut melihatku.” kata
rubah menyombongkan diri.
“Ayo ikuti aku lagi. Aku tunjukkan lagi bukti lainnya,” lanjut
rubah.
“Benar juga, ya. Rusa-rusa itu berlarian saat melihat si rubah,”
pikir harimau.
Rubah berjalan lagi dan harimau mengikutinya dengan raut wajah
bingung. Lalu, mereka bertemu sekelompok monyet yang sedang mencari
buah-buahan. Melihat kedatangan harimau, monyet-monyet itu langsung lari ke
atas pohon sambil memekik-mekik ketakutan.
“Bagaimana? Belum puas juga? Semua binatang takut melihat aku.
Mereka akan ketakutan saat melihatku. Kau percaya sekarang? Akulah si raja
hutan.” kata rubah.
Harimau kagum sekaligus heran. la tidak menyadari kalau rusa dan
monyet itu sebenarnya melarikan diri karena melihat dirinya, bukan karena
melihat rubah.
“Aku memang hampir tidak percaya.Tapi, aku telah melihat dengan
mata kepalaku sendiri. Maafkan aku karena sudah berlaku tidak sopan padamu,
wahai Raja Hutan,” kata harimau kepada rubah.
4.SUDUT PANDANG :
Orang pertama dan ketiga
5.AMANAT :
a. Jangan terlalu menyombongkan diri
b. Sebagai makhluk hidup
yang diciptakan oleh ALLAH harus saling
membantu satu sama lain bukan menguasai segala hak dengan sendiri
c. Mempunyai kecerdasan
tidak boleh digunakan untuk memperbodoh sesama
d. Jangan mudah
diperbodoh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar