cerpen
Indahnya Kasih Sayang
Udara pada pagi hari masih terasa dingin gunung-gunung pun
masih diselimuti embun pagi. Marini adalah seorang anak yang patuh dan rajin
kepada ibunya karena mereka hanya tinggal berdua sang ayah sudah meninggal
sejak marini menduduki kelas 4 SD. Ibu zainab sangat bangga mempunyai seorang
anak seperti marinikarena ia sangat patuh.Bu zainab menghasilkan uang dalam satu hari
berpenghasilan 150 Ribu dengan usaha membuat kue dan lemang bakar. Setiap pagi
simarini menjualkan kue ibunya sekeliling kampung dari pukul 6pagi sampai pukul
8.
Marini :
mak jualan ku hari ini habis mak
Ibu : alhamdulilah ya nak
Marini :
tapi aku belum puas dengan apa yang terjadi kemaren, aku sangat menyesal karena
kelalaian ku dagangan emak jadi nggak laku
Ibu : sudahlah nggak apa-apa mungkin itu
belum rezeki kita anggap saja itu ujian dari Allah agar kita lebih bersyukur
Marini :
tapi aku janji laen kali aku akan bangun lebih awal lagi dan jualan lebih
duluan dari yang laen supaya dagangan kita langgeng terus dan tentunya disukai
orang-orang ya mak
Ibu zainab hanya tersenyum simpul sambil memeluk
simarini dan mengusap deraian tetesan air mata yang jatuh dipipinya
Ibu :
kamu berada disamping emak itu sudah cukup nak(ucapan sang emak).
Marini pun setelah mendapatkan ucapan yang yang sangat termotivasi
bagi dirinya itu membuat ia lebih bersemangat lagi dan sampai akhirnya selesai
sekolah SMA ia pun sudah membuka usaha sendiri yaitu JAHIT BERMUTU, dari
sinilah ia mendapatkan penghasilan yang lumayan untuk menghidupi ia dan ibunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar